
LewatLensa.com – Big Bang Festival 2026 memperluas kategori pamerannya melalui kehadiran Big Bang Auto Festival, area khusus otomotif yang untuk pertama kalinya menjadi bagian dari festival belanja dan hiburan akhir tahun tersebut. Mengusung konsep “Cuci Gudang Otomotif Akhir Tahun”, program ini menawarkan beragam pilihan kendaraan, mulai dari sepeda motor dengan harga di bawah Rp50 juta hingga mobil di bawah Rp500 juta, serta aksesori dan suku cadang otomotif dengan harga promosi.
Big Bang Auto Festival 2026 resmi diperkenalkan melalui agenda Public Launch yang berlangsung di The Hub Sinar Mas Land, kawasan Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (21/10). Pameran ini akan digelar pada 25 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027 di Hall B2 JIExpo Kemayoran, Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian Big Bang Festival 2026 yang berlangsung selama libur Natal dan Tahun Baru.
Diselenggarakan oleh PT Expo Indonesia Jaya (Expoindo), Big Bang Festival merupakan festival akhir tahun yang memadukan pameran cuci gudang, festival musik, kuliner, dan hiburan keluarga. Setelah delapan kali diselenggarakan di JIExpo Kemayoran, Big Bang Festival mencatat total 905 ribu pengunjung pada 2025. Pada penyelenggaraan 2026, pihak penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung mencapai satu juta orang.
Kehadiran Big Bang Auto Festival menjadi langkah untuk memperluas pilihan produk sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung. Program ini dikembangkan dan dijalankan oleh Rev Matrix Factory (RMF) sebagai Exclusive Automotive Partner Expoindo, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan industri otomotif, termasuk Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI).
Dorong Kolaborasi Industri dan Edukasi Kendaraan Listrik
Peluncuran Big Bang Auto Festival 2026 turut menghadirkan perwakilan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan PT PLN. Keduanya memberikan pandangan mengenai pentingnya kolaborasi lintas sektor, pengembangan pasar, serta kesiapan ekosistem pendukung kendaraan listrik di Indonesia.

Direktur Sarana Transportasi Jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Yusuf Nugroho, menegaskan bahwa pengembangan kendaraan listrik membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, industri otomotif, akademisi, lembaga pengujian, hingga masyarakat.
“Pengembangan kendaraan listrik memerlukan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, industri otomotif, akademisi, lembaga pengujian, maupun masyarakat. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan terus mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang didukung oleh regulasi, layanan pengujian yang efisien, pemenuhan persyaratan teknis, dan penguatan infrastruktur pendukung,” ujar Yusuf.
Sejalan dengan hal tersebut, AISMOLI memandang Big Bang Auto Festival sebagai kesempatan untuk memperluas pengenalan kendaraan listrik sekaligus membangun minat masyarakat terhadap sepeda motor listrik.

Ketua Umum AISMOLI, Budi Setiyadi, mengatakan bahwa interaksi langsung antara produsen dan konsumen menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan teknologi kendaraan listrik secara lebih luas.
“Kami melihat Big Bang Auto Festival sebagai sebuah kesempatan yang sangat baik, bukan hanya untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kendaraan listrik, tetapi juga untuk membangun pasar atau demand creation, sekaligus memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat,” ujar Budi.
Sementara itu, PT PLN menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat terhadap infrastruktur yang mendukung penggunaan kendaraan listrik, termasuk fasilitas pengisian daya (charging) dan penukaran baterai (battery swapping).

Vice President Komersialisasi Produk Niaga PT PLN, Ronny Afrianto, menyampaikan bahwa pameran otomotif dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal kendaraan listrik sekaligus memahami cara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami melihat Big Bang Auto Festival 2026 bukan sekadar menjadi tempat masyarakat melihat dan membeli kendaraan. Acara ini juga harus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat bahwa ekosistem kendaraan listrik di Indonesia semakin siap. Masyarakat bisa melihat kendaraannya, mengenal teknologinya, sekaligus memahami bagaimana melakukan charging dan battery swapping,” ujar Ronny.
Tawarkan Kendaraan dan Aksesori Otomotif dengan Harga Promosi
Sesuai konsep yang diusung, Big Bang Auto Festival 2026 akan menghadirkan beragam pilihan produk otomotif dengan penawaran khusus akhir tahun. Pengunjung dapat mengeksplorasi sepeda motor dengan harga di bawah Rp50 juta, mobil di bawah Rp500 juta, serta berbagai aksesori dan suku cadang otomotif yang ditawarkan dengan konsep cuci gudang.
Pameran ini juga menghadirkan kendaraan bermotor konvensional, pilihan kendaraan listrik, serta aktivitas lelang mobil dan sepeda motor. Dengan berbagai kategori tersebut, pengunjung memiliki kesempatan untuk membandingkan pilihan kendaraan dan menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan maupun anggaran.
Tidak hanya berfokus pada transaksi otomotif, Big Bang Auto Festival juga menawarkan peluang kolaborasi promosi dengan kategori produk lain yang tersedia di Big Bang Festival. Salah satunya melalui potensi program bundling atau penawaran gabungan antara produk otomotif, elektronik, gaya hidup, dan berbagai kategori belanja lainnya.
Integrasi tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi konsumen melalui pengalaman berbelanja yang lebih beragam. Di sisi lain, kolaborasi lintas kategori juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar dan menjangkau konsumen baru.
Kehadiran sepeda motor listrik menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan perdana Big Bang Auto Festival. Dengan karakter pengunjung Big Bang Festival yang beragam, pameran ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat produk secara langsung, memahami karakteristik kendaraan listrik, serta memperoleh informasi dari pelaku industri.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperluas pemahaman masyarakat mengenai kendaraan listrik, khususnya sepeda motor yang berpotensi digunakan untuk mendukung mobilitas sehari-hari.
Perluas Akses Industri Otomotif ke Konsumen
Founder Rev Matrix Factory, Rudi MF, menjelaskan bahwa Big Bang Auto Festival dikembangkan untuk mempertemukan industri otomotif dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih dekat dengan aktivitas belanja dan kebutuhan konsumen.

“Big Bang Festival memiliki karakter sebagai destinasi belanja dan hiburan akhir tahun. Kami melihat peluang untuk membawa otomotif ke dalam pengalaman tersebut, sehingga masyarakat yang datang untuk berbelanja atau menikmati hiburan juga bisa mengenal berbagai pilihan kendaraan,” ujar Rudi MF.
Menurutnya, integrasi otomotif dengan festival belanja dan hiburan dapat membuka peluang baru bagi industri untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas. Penawaran kendaraan dengan rentang harga tertentu serta produk pendukung otomotif juga diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan kendaraan maupun aksesori.
“Di sisi lain, kami juga ingin menghadirkan pilihan otomotif yang relevan dengan kebutuhan konsumen, termasuk motor di bawah Rp50 juta dan mobil di bawah Rp500 juta dan beragam aksesoris dan sparepart otomotif dengan harga cuci gudang. Melalui ekosistem Big Bang Festival, terbuka peluang untuk menghubungkan promosi otomotif dengan produk elektronik, lifestyle, dan kategori lainnya. Harapannya, pengunjung mendapatkan pengalaman berbelanja yang lebih lengkap, sementara industri memiliki kesempatan untuk menjangkau konsumen baru,” lanjutnya.

Kolaborasi ini juga mendapat sambutan positif dari Expoindo sebagai penyelenggara Big Bang Festival. Direktur Operasional Expoindo, Novry Hetharia, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama dengan RMF yang dinilai sejalan dengan upaya mendukung perkembangan industri otomotif Indonesia.
“Big Bang Auto Festival dalam Big Bang Festival adalah sebuah kolaborasi yang lahir dari semangat yang sama dengan RMF, terima kasih atas semangatnya dan dukungan terhadap perkembangan industri otomotif Indonesia. Semoga dengan semangat ini kita bisa bersama-sama tumbuh dan kebanggaan kepada seluruh produsen dan perusahaan-perusahaan yang dalam kaitannya dengan otomotif,” ujar Novry.
Hadir Selama Libur Natal dan Tahun Baru
Big Bang Auto Festival 2026 akan berlangsung pada 25 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027 di Hall B2 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Sebagai bagian dari Big Bang Festival 2026, pengunjung juga dapat menikmati pameran cuci gudang berbagai produk, festival kuliner, pertunjukan musik di Big Bang Stage, serta beragam hiburan keluarga.
Melalui perpaduan promosi otomotif, pengenalan kendaraan listrik, dan pengalaman belanja lintas kategori, Big Bang Auto Festival diharapkan menjadi alternatif destinasi bagi masyarakat selama libur akhir tahun. Program ini sekaligus membuka ruang interaksi yang lebih luas antara industri otomotif dan konsumen dalam satu penyelenggaraan festival.
Tiket masuk Big Bang Festival 2026 dapat dibeli melalui aplikasi BBO. Masyarakat yang ingin menikmati liburan akhir tahun sambil mengeksplorasi berbagai pilihan kendaraan dan produk otomotif dapat mengunjungi Big Bang Auto Festival sesuai jadwal penyelenggaraannya.