“Sembilan Kali di IIMS, Rudi MF Kini Bangun Ekosistem Otomotif Lewat RMF”

LewatLensa.com – Pengalaman lebih dari dua dekade di industri media, event, dan pameran otomotif mendorong Rudi MF memasuki babak baru melalui pendirian Rev Matrix Factory (RMF). Agensi event dan brand experience yang berfokus pada sektor otomotif dan mobilitas tersebut resmi diluncurkan di +62 Coffee & Space, Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Rudi MF meluncurkan Rev Matrix Factory (RMF) di +62 Coffee & Space, Lebak Bulus, Jakarta, Jumat 18/9/2026 (Foto: Istimewa)

Peluncuran RMF ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bersama 15 mitra dari berbagai sektor, mulai dari industri otomotif, komunitas, gaya hidup, hingga industri kreatif.

Acara tersebut dihadiri ratusan undangan yang terdiri atas perwakilan merek dan agen pemegang merek (APM) mobil maupun sepeda motor, pimpinan asosiasi, pemilik merek otomotif, komunitas dan klub kendaraan, media, serta mitra dari berbagai sektor pendukung.

Dalam kesempatan tersebut, Rudi MF memaparkan visi, arah bisnis, serta sejumlah program yang akan dikembangkan RMF. Acara peluncuran kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama.

“Peluncuran RMF menjadi langkah baru setelah perjalanan panjang saya di industri media, event, dan otomotif. Pengalaman sembilan kali memimpin IIMS memberikan banyak pembelajaran tentang bagaimana sebuah acara bukan sekadar menjadi tempat bertemunya merek dan konsumen, tetapi juga mampu menghubungkan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ekosistem,” ujar Rudi MF, Pendiri Rev Matrix Factory.

Berangkat dari Pengalaman di Industri Media dan Otomotif

Kehadiran RMF tidak terlepas dari perjalanan profesional Rudi MF yang telah berlangsung selama lebih dari 20 tahun. Sebelum mendirikan RMF, Rudi pernah berkarier di Kompas Gramedia Group of Magazines sebagai Business Manager dan kemudian berkecimpung di Dyandra Promosindo sebagai Project Manager Indonesia International Motor Show (IIMS).

Sepanjang 2026, Rudi masih tercatat terlibat dalam penyelenggaraan IIMS. Pada IIMS 2026 yang berlangsung 5–15 Februari di JIExpo Kemayoran, Jakarta, ia menjabat sebagai Project Manager. IIMS 2026 kemudian mencatat 580.250 pengunjung selama 11 hari penyelenggaraan berdasarkan laporan Dyandra Promosindo.

Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi bagi Rudi dalam membangun RMF dengan pendekatan yang lebih luas. RMF tidak hanya diarahkan sebagai penyelenggara event, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi pemilik intellectual property (IP), pelaku industri Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE), serta merek di sektor otomotif dan mobilitas.

Ruang lingkup yang ditawarkan mencakup pengembangan pameran, aktivasi merek, kemitraan strategis, hingga program brand experience yang disesuaikan dengan kebutuhan industri dan karakter audiens.

Dengan pendekatan tersebut, RMF ingin menempatkan event sebagai ruang yang mempertemukan lebih banyak kepentingan, bukan semata-mata sebagai tempat transaksi antara merek dan konsumen.

Gandeng 15 Mitra Strategis

Penandatanganan memorandum of understanding (Foto: Istimewa)

Sejak peluncurannya, RMF langsung membangun jejaring melalui kerja sama dengan 15 mitra strategis. Kemitraan tersebut mencakup Indonesia International Motor Show (IIMS), Expo Indo untuk agenda Big Bang dan R-I Fest, Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI), Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO), Indonesia Automodified (IAM), IMI Mobility, IOF for Humanity, Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI), Dainese Indonesia, Indonesian Drift Series, The Making Cars Experience, Indonesia Center for Mobility Studies (ICMS), Sarga Motorsport, Bintang Langit Multimedia, serta Content Specialist.

Penandatanganan memorandum of understanding (Foto: Istimewa)

Jaringan tersebut memperlihatkan cakupan RMF yang tidak hanya menyasar industri kendaraan konvensional, tetapi juga kendaraan listrik, komunitas, motorsport, kendaraan klasik, gaya hidup, kajian mobilitas, hingga konten dan industri kreatif.

Melalui kerja sama tersebut, RMF dan para mitranya akan mengembangkan sejumlah program bersama di sektor otomotif dan mobilitas. Ekosistem yang dibangun juga memungkinkan RMF untuk mengembangkan kolaborasi ke sektor lain yang masih memiliki keterkaitan dengan otomotif, mobilitas, gaya hidup, dan industri kreatif.

Masuk ke Big Bang Auto Festival 2026

Salah satu agenda terdekat RMF adalah keterlibatannya dalam Big Bang Festival 2026 yang diselenggarakan Expo Indo. Berdasarkan informasi resmi penyelenggara, Big Bang Festival 2026 akan berlangsung pada 25 Desember 2026 hingga 5 Januari 2027 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Gelaran tersebut berlangsung selama 12 hari dan memadukan pameran, program belanja, kuliner, serta festival musik.

Dalam agenda tersebut, RMF menjadi mitra pengembangan Big Bang Auto Festival dengan tema “Cuci Gudang Otomotif Akhir Tahun”.

Direktur Operasional Expo Indo, Novry Hetharia, menyambut kerja sama tersebut. Menurutnya, pengalaman Rudi MF di industri media dan pameran otomotif dapat mendukung pengembangan program otomotif di Big Bang Festival sekaligus memperluas daya tariknya bagi pelaku industri.

“Kami menyambut baik kerja sama dengan RMF dalam pengembangan program otomotif di Big Bang Festival. Pengalaman Rudi MF di industri media dan pameran otomotif kami yakini dapat mendukung penyelenggaraan Big Bang Auto Festival sekaligus meningkatkan daya tariknya bagi industri otomotif ke depan,” ujar Novry.

Big Bang Auto Festival juga akan menjadi salah satu ruang bagi RMF untuk membawa isu kendaraan ramah lingkungan kepada masyarakat. Salah satu fokus yang diangkat adalah kampanye penggunaan kendaraan ramah lingkungan, khususnya sepeda motor listrik.

Kampanye tersebut akan melibatkan AISMOLI melalui kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara RMF, Big Bang Festival, dan AISMOLI. Sejumlah artis yang tampil dalam rangkaian Big Bang Festival juga direncanakan ikut terlibat untuk memperluas jangkauan pesan mengenai kendaraan ramah lingkungan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dengan target hingga satu juta pengunjung yang disebutkan dalam pemaparan RMF, Big Bang Festival dinilai dapat menjadi salah satu kanal komunikasi berskala besar untuk memperkenalkan isu mobilitas berkelanjutan kepada masyarakat.

Bersiap Gelar Program Otomotif di Ecovention Ancol

Selain Big Bang Festival, RMF juga menyiapkan kerja sama dengan Indonesia Automodified (IAM) dalam sebuah acara yang dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Desember 2026 di Ecovention Ancol, Jakarta.

Salah satu program yang disiapkan adalah sesi uji performa kendaraan di Sirkuit Ancol. Program tersebut dirancang terbuka bagi berbagai merek mobil sehingga memberikan ruang bagi industri, komunitas, maupun pengguna kendaraan untuk melihat performa kendaraan secara langsung.

Kehadiran program seperti ini memperlihatkan upaya RMF memperluas konsep event otomotif dari sekadar pameran menuju pengalaman langsung yang melibatkan kendaraan, komunitas, teknologi, dan konsumen.

Ekspansi Agenda hingga 2027

Pengembangan RMF tidak berhenti pada agenda 2026. Untuk 2027, RMF dijadwalkan terlibat dalam R-I Fest yang direncanakan berlangsung pada 13–15 Agustus 2027 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

R-I Fest sendiri merupakan festival yang telah beberapa kali digelar di JIExpo. Pada 2026, +62 Coffee R-I Fest berlangsung 14–16 Agustus di area Open Space dan Gambir JIExpo Kemayoran dengan pendekatan festival lintas generasi yang memadukan musik, aktivitas komunitas, serta perayaan kemerdekaan.

Untuk edisi 2027, RMF akan terlibat dalam pengembangan program otomotif di dalam gelaran tersebut. Konsep dan rincian program masih akan diumumkan oleh pihak terkait pada kesempatan berikutnya.

Selain R-I Fest, Rudi MF juga mengungkap rencana pengembangan sejumlah proyek baru pada 2027. Salah satunya merupakan ajang baru di Indonesia yang direncanakan bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-500 Jakarta.

Rincian mengenai ajang tersebut belum diumumkan secara lengkap dan akan disampaikan dalam kesempatan khusus mendatang.

Dari Pameran Menuju Ekosistem

Pengalaman Rudi MF di IIMS menjadi salah satu konteks penting dalam melihat arah yang ingin dibangun RMF. IIMS sendiri dalam beberapa tahun terakhir berkembang dengan menghadirkan berbagai program di luar area pameran kendaraan, termasuk komunitas, hiburan, olahraga, edukasi, dan pengalaman interaktif.

Pada IIMS 2026, misalnya, penyelenggara mengembangkan konsep yang menggabungkan otomotif dengan hiburan melalui program seperti IIMS Infinite Live, IIMS Infinite Show, IIMS Drift, IIMS School Edutainment, hingga IIMS Sportainment.

Capaian IIMS 2026 juga menunjukkan besarnya skala audiens yang dapat dihimpun sebuah platform otomotif. Dyandra Promosindo mencatat 580.250 pengunjung selama penyelenggaraan 5–15 Februari 2026.

Dalam konteks tersebut, RMF hadir dengan membawa pengalaman pengelolaan event otomotif ke ruang yang lebih beragam. Fokusnya bukan hanya pada penyelenggaraan pameran, tetapi juga bagaimana merek, komunitas, IP, pelaku MICE, media, industri kreatif, dan konsumen dapat terhubung melalui berbagai bentuk pengalaman.

Terbuka untuk Kolaborasi

RMF menyatakan terbuka terhadap peluang kolaborasi dengan pemilik IP, pelaku industri MICE, merek otomotif dan mobilitas, komunitas, media, pelaku industri kreatif, hingga sektor pendukung lainnya.

Model tersebut menempatkan kolaborasi sebagai salah satu elemen penting dalam strategi pengembangan perusahaan. Bagi RMF, kemitraan bukan hanya berkaitan dengan pelaksanaan sebuah acara, tetapi juga membuka kemungkinan lahirnya program baru yang dapat memberikan nilai tambah bagi audiens dan pelaku industri.

Dengan agenda yang mulai berjalan pada akhir 2026 dan sejumlah proyek yang dipersiapkan untuk 2027, Rev Matrix Factory kini memasuki fase awal pengembangan bisnisnya.

Dari pengalaman mengelola salah satu platform otomotif terbesar di Indonesia seperti IIMS, Rudi MF membawa perspektif bahwa event dapat berfungsi lebih luas sebagai ruang pertemuan antara industri, komunitas, konsumen, kreator, dan berbagai pemangku kepentingan.

Melalui RMF, pengalaman tersebut kemudian diarahkan untuk membangun jejaring baru di industri otomotif dan mobilitas Indonesia, dengan cakupan yang mencakup pameran, brand activation, komunitas, gaya hidup, teknologi kendaraan, hingga isu mobilitas berkelanjutan.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.