Mayangsari Rilis Single dan Video Musik “Selama Kita Bersama”, Tandai Kerinduan Kembali ke Panggung

Mayangsari (Foto: I Wayan Bagiartana)

LewatLensa.com – Penyanyi Mayangsari kembali menyapa pencinta musik Indonesia melalui perilisan single terbaru berjudul Selama Kita Bersama, yang diluncurkan bersama video musiknya pada Rabu, 14 Oktober 2026. Perilisan ini dirayakan melalui acara Intimate Showcase – Mayangsari Bernyanyi di Shamrock Gandaria, Jakarta Selatan, sekaligus menjadi momentum bagi Mayangsari untuk kembali tampil secara langsung di hadapan penonton setelah sekian lama lebih aktif bermusik melalui platform digital.

Bagi Mayangsari, kehadiran karya terbaru tersebut bukan sekadar penanda kembalinya dirinya ke industri musik. Ia menegaskan bahwa aktivitas bermusiknya tidak pernah benar-benar berhenti, melainkan mengalami perubahan bentuk seiring perkembangan zaman, teknologi, serta perjalanan kehidupannya.

“Ini bukan tentang kembalinya saya ke kancah musikal, sebab denyut kreativitas seni tak pernah mati di diri saya,” ungkap Mayangsari dalam pernyataannya.

Mayangsari menjelaskan, sebagian masyarakat mungkin menganggap dirinya telah vakum dari dunia musik karena tidak lagi rutin merilis album maupun tampil dalam berbagai acara off-air. Namun, di balik berkurangnya aktivitas panggung, ia tetap menjalankan kegiatan bermusik melalui format yang berbeda, termasuk penampilan daring dan pengelolaan perusahaan rekaman MST Production.

Perjalanan Karier dan Transformasi Bermusik Mayangsari

Mayangsari merupakan salah satu penyanyi Indonesia yang telah menjalani perjalanan panjang di industri musik Tanah Air. Berdasarkan keterangan yang disampaikannya, ia telah merilis sekitar 20 album sejak 1987, disertai puluhan single yang menjadi bagian dari perjalanan kariernya.

Seiring waktu, perubahan usia, kehidupan keluarga, serta perkembangan teknologi turut memengaruhi cara Mayangsari mengekspresikan kecintaannya terhadap musik. Ia kemudian memanfaatkan platform digital, khususnya YouTube, untuk tetap terhubung dengan para pendengar dan penggemarnya.

Melalui kanal YouTube MST Production, Mayangsari menghadirkan program Music Show Mayangsari dan Acoustic Show Mayangsari. Kedua format tersebut menjadi ruang baginya untuk terus bernyanyi sekaligus menjaga hubungan dengan pencinta musik tanpa harus selalu hadir melalui panggung konvensional.

Menurut Mayangsari, perkembangan teknologi memberikan kesempatan bagi para musisi untuk mempertahankan eksistensi dan menjangkau audiens yang lebih luas. Ia memandang kemajuan digital bukan sebagai penghalang, melainkan sebagai peluang untuk memperluas ruang berkarya.

Di sisi lain, Mayangsari juga mengembangkan MST Production sebagai perusahaan rekaman yang menaungi dan memproduksi karya para musisi serta penyanyi Indonesia. Peran tersebut memberinya pengalaman baru, terutama dalam memahami perkembangan industri musik, pengelolaan hak cipta, serta kebijakan yang berkaitan dengan produksi dan distribusi karya.

Dalam menjalankan perusahaan tersebut, ia berupaya memadukan pemahaman terhadap sistem industri musik modern dengan nilai-nilai yang telah dipelajarinya selama berkarier. Baginya, profesionalisme dalam bekerja perlu berjalan beriringan dengan empati, keterbukaan, dan penghargaan terhadap para pelaku seni.

Rian Ekky Pradipta Ciptakan “Selama Kita Bersama”

Single Selama Kita Bersama menjadi karya terbaru Mayangsari yang mempertemukannya dengan Rian Ekky Pradipta, vokalis sekaligus pencipta lagu dari grup musik d’Masiv.

Lagu ini memiliki cerita menarik di balik proses pemilihan materi dan penentuan judul. Semula, karya tersebut berjudul Selama Kamu Milikku. Setelah mendengarkan lagu dan mempertimbangkan pesan yang ingin disampaikan, Mayangsari mengusulkan perubahan judul menjadi Selama Kita Bersama.

Menurut Mayangsari, judul awal terasa lebih menonjolkan kepemilikan dari satu pihak. Ia ingin lagu tersebut membawa pesan yang lebih seimbang, hangat, dan mencerminkan perasaan saling memiliki dalam sebuah hubungan.

Setelah melalui diskusi, Rian menyetujui usulan tersebut. Perubahan judul itu menjadi bagian dari proses kreatif yang memperlihatkan keterbukaan kedua pihak dalam membangun interpretasi terhadap sebuah lagu.

Bagi Mayangsari, pemilihan kata memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan dan membangun kedekatan emosional dengan pendengar. Judul Selama Kita Bersama dinilainya lebih mewakili perasaan tulus serta kebersamaan yang ingin disampaikan melalui karya tersebut.

Dalam sejumlah pemberitaan mengenai perilisan ini, Mayangsari juga mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Rian pada awalnya berkaitan dengan keinginannya mencari lagu untuk sang putri, Khirani Siti Hartina Trihatmodjo. Namun, setelah mendengarkan beberapa materi yang ditawarkan, ia justru tertarik pada lagu yang kemudian dibawakannya sendiri.

Kisah tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah pertemuan yang awalnya berangkat dari kebutuhan berbeda dapat berkembang menjadi kolaborasi musikal.

Libatkan Musisi Berpengalaman dalam Produksi Musik

Dari sisi produksi, Selama Kita Bersama melibatkan sejumlah musisi dan tenaga kreatif yang berkontribusi dalam membangun karakter musikal lagu tersebut.

Rian Ekky Pradipta bertindak sebagai pencipta musik dan lirik, sementara produksi musik ditangani oleh Dawairama dan Rian. Dwikky terlibat sebagai co-producer, dengan Dawairama juga mengerjakan aransemen musik serta permainan gitar.

Pada bagian instrumen, lagu ini menghadirkan Lordyfill Wijaya pada piano, Indro Hardjodikoro pada bas, serta Echa Soemantri pada drum. Sementara itu, Alvin Witarsa dipercaya menangani aransemen instrumen gesek atau strings.

Keterlibatan para musisi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan komposisi yang mendukung karakter vokal Mayangsari sekaligus memperkuat pesan emosional lagu.

Selain perilisan audio, Mayangsari turut menghadirkan video musik Selama Kita Bersama yang diproduksi oleh tim MST Production. Berdasarkan pemberitaan terkait, video tersebut disutradarai oleh Farid, sedangkan penyuntingan dan efek visual ditangani Danang.

Penggarapannya menggunakan konsep visual yang memadukan teknik green screen dengan pendekatan produksi yang sederhana. Pemanfaatan teknologi ini menjadi salah satu bentuk adaptasi terhadap perkembangan produksi konten musik di era digital.

Video musik tersebut melengkapi perilisan single dan memberikan dimensi visual bagi pendengar untuk menikmati karya terbaru Mayangsari.

Kembali ke Panggung dan Hadirkan Lagu-Lagu Lawas

Meski telah menemukan ruang berekspresi melalui platform digital, Mayangsari mengakui bahwa keinginan untuk kembali tampil secara langsung tetap ada. Kerinduan tersebut akhirnya diwujudkan melalui Intimate Showcase – Mayangsari Bernyanyi.

Acara ini tidak hanya menjadi sarana memperkenalkan single terbaru, tetapi juga menghadirkan kesempatan bagi Mayangsari untuk kembali membangun interaksi secara langsung dengan para penggemarnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut membawakan sejumlah lagu lawas yang pernah menjadi hit pada masanya, di antaranya Harus Malam Ini, Tiada Lagi, dan Ku Tak Baik-Baik Saja Tanpamu.

Kehadiran lagu-lagu tersebut menjadi penghubung antara perjalanan musikal Mayangsari pada masa lalu dan karya terbarunya saat ini. Melalui repertoar lintas periode, ia mengajak pendengar untuk kembali mengenang lagu-lagu yang pernah menemani perjalanan hidup mereka, sekaligus mengenal perkembangan musikalnya.

Format intimate showcase juga memberikan ruang bagi penyanyi dan penonton untuk menikmati pertunjukan dalam suasana yang lebih dekat. Dengan demikian, acara ini menjadi bagian dari upaya Mayangsari menjaga kesinambungan hubungan dengan penggemar yang telah mendukung kariernya selama bertahun-tahun.

Dukungan Keluarga dan Semangat untuk Terus Berkarya

Di tengah keputusannya untuk kembali aktif tampil, dukungan keluarga menjadi salah satu aspek penting dalam perjalanan Mayangsari. Dalam pemberitaan mengenai perilisan single terbarunya, ia menegaskan bahwa restu suami, Bambang Trihatmodjo, serta dukungan putrinya, Khirani, memiliki arti besar dalam setiap langkah yang diambilnya.

Bagi Mayangsari, kehidupan keluarga dan aktivitas profesional merupakan dua hal yang perlu dijalankan secara seimbang. Ia berupaya menyesuaikan waktu dan tanggung jawab agar tetap dapat menjalankan perannya di keluarga sekaligus mengembangkan kreativitas di dunia musik.

Dukungan tersebut juga menjadi bagian dari keyakinannya bahwa berkarya tidak harus dibatasi oleh usia ataupun perubahan fase kehidupan. Pengalaman panjang justru dapat menjadi bekal untuk memahami diri sendiri, memilih karya, serta membangun hubungan yang lebih matang dengan sesama pelaku industri musik.

Pandangan tersebut sejalan dengan langkah Mayangsari yang tidak hanya mempertahankan aktivitas bernyanyi, tetapi juga mengembangkan peran sebagai pengelola perusahaan rekaman dan pendukung lahirnya karya-karya musisi Indonesia.

Menjaga Konsistensi di Tengah Perubahan Industri Musik

Perjalanan Mayangsari menunjukkan bahwa eksistensi seorang musisi dapat berkembang melalui berbagai bentuk ekspresi. Ketika pola distribusi musik, cara pendengar menikmati lagu, serta strategi promosi mengalami perubahan, adaptasi menjadi salah satu langkah penting untuk mempertahankan relevansi.

Melalui MST Production, Mayangsari menjalankan peran yang lebih luas dalam industri musik. Sementara itu, melalui kanal digital dan pertunjukan langsung, ia tetap memiliki ruang untuk menyampaikan karya serta menjaga kedekatan dengan pendengar.

Perilisan Selama Kita Bersama menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Karya ini tidak hanya menandai hadirnya materi baru, tetapi juga memperlihatkan bagaimana pengalaman bermusik yang panjang dapat bertemu dengan pendekatan produksi dan kolaborasi yang lebih modern.

Bagi Mayangsari, bernyanyi pada dasarnya merupakan cara untuk membagikan kebahagiaan kepada orang lain. Karena itu, kesempatan untuk kembali tampil di hadapan penonton menjadi pengalaman yang bermakna setelah sekian lama ia mengembangkan aktivitas musikal melalui dunia digital.

Melalui Intimate Showcase – Mayangsari Bernyanyi dan perilisan single Selama Kita Bersama, Mayangsari menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kreativitas serta memperluas ruang ekspresi di dunia musik Indonesia.

Ia berharap karya terbaru tersebut dapat menjawab kerinduan para penggemarnya sekaligus menyampaikan pesan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya. Sebaliknya, pengalaman dan perjalanan panjang dapat menjadi modal untuk menghadirkan karya yang lebih matang, bermakna, dan dekat dengan kehidupan pendengarnya.

Official Video Clip “Selama Kita Bersama” – Mayangsari

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.