
LewatLensa.com – Selama 25 tahun mewarnai industri musik Indonesia, RADJA membuktikan diri sebagai salah satu band yang mampu bertahan melintasi berbagai era. Sejak kemunculannya di awal tahun 2000-an, band yang digawangi Ian Kasela dan Moldy ini telah melahirkan sederet lagu yang tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan hidup jutaan pendengarnya. Kini, untuk merayakan seperempat abad perjalanan musikal tersebut, RADJA akan menggelar konser spesial bertajuk “RADJA 25 Tahun Berkarya: Celebrating 25th Mahakarya” yang akan berlangsung pada 20 Agustus di Bengkel Hall, SCBD, Jakarta.

Konser ini bukan sekadar sebuah pertunjukan musik, melainkan menjadi momentum penuh makna yang merangkum perjalanan panjang RADJA dalam menghadirkan karya-karya yang terus hidup di hati masyarakat Indonesia. Dengan konsep yang menggabungkan nostalgia, kebersamaan, serta semangat baru, konser ini diproyeksikan menjadi salah satu perayaan musik yang paling emosional tahun ini.
Sejak berdiri pada tahun 2001, RADJA berhasil membangun identitas musik yang kuat melalui lagu-lagu bertema cinta yang mudah diterima berbagai kalangan. Lagu-lagu seperti “Cinderella”, “Jujur”, “Takkan Melupakamu”, “Malaikat Cinta”, “Tulus”, hingga berbagai karya lainnya masih terus diputar di berbagai platform musik, radio, hingga menjadi lagu wajib dalam berbagai acara karaoke.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa karya-karya RADJA mampu melampaui batas generasi. Tidak hanya penggemar yang tumbuh bersama lagu-lagu mereka di era 2000-an, kini kalangan milenial hingga Gen Z juga turut menikmati dan menyanyikan lagu-lagu RADJA dalam berbagai festival musik maupun konser yang mereka gelar di berbagai daerah.
Eksistensi yang tetap terjaga selama 25 tahun menjadi bukti bahwa musik RADJA memiliki tempat tersendiri di industri musik nasional. Band ini berhasil melewati berbagai perubahan tren musik tanpa kehilangan identitas yang telah melekat di hati para penggemarnya.
Perayaan 25 tahun ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada para penggemar setia yang selama ini dikenal dengan sebutan RADJAKU. Dukungan yang terus mengalir selama dua setengah dekade menjadi alasan utama bagi Ian Kasela dan Moldy untuk menghadirkan sebuah konser yang tidak hanya megah, tetapi juga penuh kedekatan emosional.
Ian Kasela mengungkapkan bahwa konser ini merupakan bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah mereka lalui bersama para penggemar.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan penggemar kami yang setia dan juga penggemar yang baru mendengarkan kami. Bentuk syukur kami adalah dengan menggelar konser ulang tahun ke-25 yang tepat jatuh pada 29 Juli. Kami ingin berbagi kebahagiaan bersama para RADJAKU di Bengkel Hall nanti. Kita seru-seruan bersama di sana,” ujar Ian Kasela.
Bagi RADJA, konser ini menjadi ruang untuk kembali mengenang perjalanan yang telah mereka lalui sekaligus menciptakan kenangan baru bersama ribuan penonton yang akan memenuhi Bengkel Hall.
Konser yang dipromotori oleh Hype Live bekerja sama dengan Bengkel Hall ini mengusung konsep nostalgia yang dikemas dengan sentuhan pertunjukan modern. Penonton tidak hanya akan diajak bernostalgia melalui lagu-lagu legendaris RADJA, tetapi juga disuguhkan berbagai kolaborasi dan konsep visual yang memberikan pengalaman konser berbeda.
Ian Kasela menegaskan bahwa angka 25 bukan hanya penanda usia sebuah band, melainkan simbol perjalanan panjang yang telah menghubungkan musik RADJA dengan kehidupan jutaan orang Indonesia.
“25 tahun bukan sekadar perjalanan, tetapi bukti bahwa setiap lagu hits kami telah menjadi bagian dari cerita hidup jutaan orang. Kini saatnya kami menghadirkan pertunjukan yang luar biasa, mengenang setiap kenangan sekaligus menciptakan momen baru dalam malam yang akan dikenang selamanya,” ungkap Ian yang diamini oleh Moldy.
Pernyataan tersebut menggambarkan bagaimana konser ini akan menjadi perayaan emosional yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan antara musisi dan para pendengarnya.
Salah satu daya tarik utama konser ini adalah hadirnya sederet musisi lintas generasi yang akan tampil bersama RADJA. Kehadiran para kolaborator menjadi simbol eratnya persahabatan sekaligus perjalanan panjang yang telah dibangun di industri musik Indonesia.
Beberapa nama yang telah dipastikan tampil antara lain:
- Charly Vanhouten (SetiaBand)
- Andika Mahesa (Kangen Band)
- Diskopantera
- Cinderella
- AXN
- NAVA
- Frequents
Khusus Charly Vanhouten dan Andika Mahesa, keduanya disebut akan menampilkan kolaborasi spesial yang dipersiapkan khusus untuk konser perayaan ini. Kehadiran mereka dipastikan menjadi salah satu momen yang paling dinantikan oleh para penonton.
Menurut Moldy, ide menghadirkan banyak musisi lahir dari keinginan bersama antara RADJA dan pihak promotor agar konser ini benar-benar menghadirkan pengalaman yang berbeda.
“Ide berkolaborasi datang dari kami bersama promotor. Dari situlah muncul nama-nama musisi yang akan ikut merayakan konser 25 tahun RADJA. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang spesial dan berbeda untuk semua yang hadir malam itu,” tutur Moldy.
Kolaborasi lintas generasi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana musik mampu menjadi ruang yang menyatukan berbagai karakter, genre, serta perjalanan para musisi Indonesia.
Dalam konser berdurasi penuh tersebut, RADJA dikabarkan akan membawakan sekitar 18 lagu terbaik yang telah menjadi soundtrack kehidupan banyak orang selama 25 tahun terakhir.
Deretan lagu yang akan dibawakan dipastikan mencakup berbagai hits terbesar mereka, mulai dari lagu-lagu romantis hingga karya yang menjadi identitas kuat RADJA di industri musik Indonesia. Selain itu, beberapa aransemen baru serta kolaborasi spesial bersama para musisi tamu juga telah dipersiapkan untuk memberikan pengalaman berbeda dibanding penampilan RADJA sebelumnya.
Penonton pun akan diajak bernyanyi bersama dalam suasana penuh nostalgia yang dipadukan dengan tata panggung, pencahayaan, dan produksi konser yang lebih modern.
Bagi masyarakat yang ingin menjadi bagian dari momen bersejarah ini, penyelenggara menyediakan dua kategori tiket.
Kategori Festival (Regular) dibanderol seharga Rp250.000, sementara kategori VVIP Eksklusif tersedia dengan kisaran harga Rp6.000.000 hingga Rp8.000.000.
Tiket Festival dapat diperoleh melalui Goers, sedangkan reservasi tiket VVIP dilakukan melalui Bengkel Space di nomor 081223355875.
Kategori VVIP disiapkan untuk memberikan pengalaman eksklusif bagi para penggemar yang ingin menikmati konser dengan fasilitas premium serta kenyamanan lebih selama acara berlangsung.
Project Manager Hype Live, Yadi Sudiadi atau yang akrab disapa Aa Godbles, menegaskan bahwa konser ini merupakan kesempatan langka yang tidak akan hadir setiap tahun.
“Ini sebuah momen yang belum tentu datang satu tahun sekali. Sehingga konser RADJA dalam 25 tahun berkarya akan jadi momentum yang akan menjadi kenangan para penikmat musik yang hadir malam nanti,” tegas Aa Godbles.
Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya nilai historis konser ini, baik bagi RADJA maupun para penggemarnya. Perayaan 25 tahun tentu menjadi tonggak penting yang merekam perjalanan panjang sebuah band yang berhasil mempertahankan eksistensinya di tengah dinamika industri musik Indonesia.
Menjadi Malam Penuh Kenangan
Konser “RADJA 25 Tahun Berkarya: Celebrating 25th Mahakarya” dipastikan menjadi lebih dari sekadar pertunjukan musik. Perayaan ini akan menjadi ruang berkumpulnya ribuan penikmat musik Indonesia yang selama bertahun-tahun menjadikan lagu-lagu RADJA sebagai bagian dari kisah cinta, persahabatan, hingga perjalanan hidup mereka.
Perpaduan nostalgia, produksi panggung yang megah, penampilan sekitar 18 lagu terbaik, serta kolaborasi lintas generasi bersama sejumlah musisi ternama menjadikan konser ini sebagai salah satu agenda musik yang paling dinantikan pada Agustus mendatang.
Setelah 25 tahun berkarya, RADJA tidak hanya merayakan usia, tetapi juga merayakan jutaan kenangan yang telah tercipta melalui lagu-lagu mereka. Di Bengkel Hall nanti, ribuan suara akan menyatu menyanyikan setiap lirik yang telah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang, menghadirkan malam penuh emosi yang akan terus dikenang sebagai perayaan perjalanan sebuah band yang tetap dicintai lintas generasi.