MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Original Series Bunga di Tepi Jurang, Suguhkan Kisah Perjuangan Perempuan yang Sarat Makna

LewatLensa.com – Industri hiburan digital Indonesia kembali diramaikan dengan hadirnya karya original terbaru yang mengangkat cerita dekat dengan realitas kehidupan masyarakat. MAXStream TV bersama iQIYI resmi memperkenalkan original series Bunga di Tepi Jurang, sebuah drama yang mengisahkan perjuangan, harapan, dan ketangguhan seorang perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Kolaborasi antara MAXStream TV, iQIYI, dan rumah produksi Leo Pictures ini menjadi langkah strategis dalam memperkaya pilihan tayangan lokal berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Di tengah meningkatnya minat terhadap konten lokal yang relevan dan emosional, Bunga di Tepi Jurang diharapkan mampu menghadirkan pengalaman menonton yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan inspirasi.

Original series ini sekaligus mempertegas komitmen ketiga pihak dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif nasional melalui produksi karya-karya orisinal yang dapat menjangkau lebih banyak penonton lewat distribusi lintas platform digital.

Press Conference Original Series Bunga Di Tepi Jurang, Kamis 23/07/2026 di CGV Grand Indonesia Jakarta (Foto: Istimewa)

VP Digital Lifestyle Telkomsel, Kemas M. Fadhli, menegaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya Telkomsel menghadirkan pengalaman hiburan digital yang semakin relevan bagi pelanggan.

“Kami percaya kolaborasi bersama iQIYI menjadi bagian penting dalam menyuguhkan pilihan hiburan digital yang semakin beragam bagi masyarakat. Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami ingin menghadirkan pengalaman digital yang semakin relevan bagi pelanggan, termasuk akses ke konten berkualitas yang dapat dinikmati dengan mudah melalui ekosistem digital Telkomsel,” ujar Kemas.

Kisah Perempuan yang Berjuang Menentukan Masa Depannya

Bunga di Tepi Jurang berpusat pada karakter Andini, yang diperankan oleh Claresta Taufan. Andini digambarkan sebagai seorang perempuan yang berusaha keluar dari bayang-bayang masa lalunya demi membangun kehidupan baru yang ia pilih sendiri.

Dalam perjalanannya, Andini harus menghadapi berbagai tekanan, mulai dari konflik keluarga, hubungan yang rumit, hingga pergulatan batin dalam menemukan jati dirinya. Namun di balik berbagai rintangan tersebut, ia terus berjuang untuk bangkit dan menentukan arah hidupnya sendiri.

Karakter Andini hadir sebagai representasi banyak perempuan yang menghadapi tantangan hidup dengan keberanian, keteguhan hati, dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Menurut Claresta Taufan, memerankan Andini menjadi pengalaman emosional yang sangat berkesan.

“Andini adalah karakter yang sangat manusiawi dan penuh perjuangan. Saya berharap perjalanan hidupnya dapat memberikan inspirasi sekaligus membuat penonton bisa ikut merasakan setiap emosi yang ia lalui,” ungkap Claresta.

Melalui alur cerita yang penuh dinamika, penonton akan diajak mengikuti perjalanan emosional Andini dalam menghadapi berbagai pilihan hidup yang tidak mudah, sekaligus menyaksikan bagaimana keberanian dan harapan mampu menjadi kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan.

Diperkuat Deretan Aktor Lintas Generasi

Sesi red carpet para cast & crew Original Series Bunga Di Tepi Jurang, Kamis 23/07/2026 di CGV Grand Indonesia Jakarta (Foto: Istimewa)

Selain Claresta Taufan sebagai pemeran utama, Bunga di Tepi Jurang juga menghadirkan jajaran aktor dan aktris ternama Indonesia yang memperkuat kualitas cerita.

Beberapa nama yang bergabung diantaranya Stefan WilliamAliando SyariefDerby Romero, aktor senior Anjasmara, hingga aktor muda Raden Rakha. Kolaborasi lintas generasi tersebut menghadirkan chemistry yang kuat antarkarakter serta memperkaya konflik dan emosi sepanjang cerita.

Dengan karakter yang berkembang secara dinamis dan konflik yang kompleks, serial ini menawarkan perpaduan drama keluarga, romansa, serta perjuangan hidup yang dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Komitmen iQIYI untuk Original Indonesian Storytelling

Senior Managing Director for Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam, mengatakan bahwa Bunga di Tepi Jurangmerupakan bagian dari komitmen iQIYI dalam menghadirkan cerita asli Indonesia yang mampu membangun koneksi emosional dengan penonton.

“Melalui Bunga di Tepi Jurang, kami ingin menghadirkan kisah tentang perjuangan, pilihan hidup, dan ketangguhan seorang perempuan. Series ini menjadi bagian dari upaya kami untuk terus mengembangkan original Indonesian storytelling yang berkualitas serta mampu membangun koneksi emosional yang kuat dengan penonton,” jelas Dinesh.

Komitmen tersebut sejalan dengan semakin berkembangnya industri streaming di Indonesia, di mana penonton kini semakin mengapresiasi cerita lokal yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, didukung kualitas produksi yang semakin kompetitif.

Memperluas Akses Hiburan Digital Berkualitas

Kehadiran Bunga di Tepi Jurang juga menjadi bagian dari strategi MAXStream TV dan iQIYI dalam memperluas akses masyarakat terhadap hiburan digital berkualitas.

Melalui dukungan jaringan Telkomsel yang andal, pelanggan dapat menikmati tayangan dengan pengalaman streaming yang lancar melalui berbagai perangkat, mulai dari aplikasi di smartphone, smart TV, hingga platform streaming berbasis internet lainnya.

Distribusi lintas platform ini memberikan fleksibilitas bagi penonton untuk menikmati serial kapan saja dan di mana saja, sekaligus memperluas jangkauan karya-karya original Indonesia kepada audiens yang lebih luas.

Tayang Mulai 31 Juli 2026

Original series Bunga di Tepi Jurang dijadwalkan tayang perdana mulai 31 Juli 2026 secara eksklusif melalui MAXStream TV dan iQIYI.

Mengangkat kisah yang emosional, penuh konflik, sekaligus sarat pesan tentang keberanian dan harapan, serial ini diharapkan menjadi salah satu tayangan drama Indonesia yang mampu meninggalkan kesan mendalam bagi penonton.

Melalui kolaborasi antara platform digital, rumah produksi, serta talenta-talenta terbaik Indonesia, Bunga di Tepi Jurangmenjadi bukti bahwa industri kreatif nasional terus berkembang dengan menghadirkan cerita-cerita autentik yang dekat dengan kehidupan masyarakat sekaligus mampu bersaing di era hiburan digital.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.