
LewatLensa.com – Nama Shining Over sudah tidak asing lagi bagi para pecinta musik Jepang, khususnya penggemar L’Arc~en~Ciel di Indonesia. Selama bertahun-tahun, band asal Jakarta ini dikenal sebagai salah satu tribute band L’Arc~en~Ciel yang paling aktif dan konsisten menghidupkan kembali atmosfer konser band rock legendaris asal Jepang tersebut di berbagai panggung.
Sejak berdiri pada 10 April 2017, Shining Over telah menjadi bagian dari perjalanan komunitas J-Music di Tanah Air. Berbagai festival budaya Jepang, acara komunitas, gathering Cielers, hingga gigs bertema J-Rock pernah mereka ramaikan. Berkat dedikasi dan kualitas penampilan yang terus terjaga, Shining Over berhasil membangun reputasi sebagai salah satu tribute band yang mampu menghadirkan pengalaman konser yang autentik bagi para penonton.
Di setiap penampilannya, Shining Over tidak hanya memainkan lagu-lagu populer L’Arc~en~Ciel, tetapi juga berusaha menghidupkan kembali energi yang identik dengan konser band tersebut. Aransemen musik, karakter permainan setiap instrumen, hingga ekspresi para personelnya dirancang sedekat mungkin dengan penampilan idolanya.
Kini, setelah sempat vakum dari panggung, Shining Over resmi mengumumkan kebangkitannya melalui formasi baru yang diperkenalkan lewat akun Instagram resmi mereka. Kehadiran personel baru membawa semangat sekaligus warna baru tanpa menghilangkan identitas yang selama ini melekat pada band tersebut.
Formasi terbaru Shining Over terdiri dari:
- Raka Athalla sebagai vokalis yang menghadirkan karakter vokal emosional dan dinamis.
- Tantah Riza sebagai gitaris dengan permainan melodi dan distorsi yang khas.
- Akmal Fird di posisi bass yang menghadirkan groove kuat dan permainan yang solid.
- Dimas Satria B.P. sebagai drummer dengan permainan penuh tenaga dan presisi.
Dengan formasi tersebut, Shining Over optimistis dapat melanjutkan perjalanan mereka sekaligus memberikan pengalaman konser yang semakin matang bagi para penggemar.
Selama hampir satu dekade berkarya, Shining Over dikenal memiliki repertoar lagu yang selalu dinantikan para Cielers. Lagu-lagu seperti “Honey”, “Ready Steady Go”, “Seventh Heaven”, hingga “Driver’s High” hampir selalu menjadi momen sing-along yang menyatukan seluruh penonton dalam nostalgia musik Jepang era 1990-an dan 2000-an.
Bukan hanya kualitas musikal yang menjadi daya tarik mereka. Interaksi hangat bersama penonton, candaan spontan di atas panggung, hingga chemistry antarpersonel membuat setiap penampilan terasa hidup dan penuh energi. Hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Shining Over selalu mendapat sambutan positif setiap kali tampil di berbagai acara komunitas.
Selama ini, mereka juga aktif menjadi pengisi acara dalam berbagai Tribute Night, Band Jam Session, serta kegiatan komunitas yang didukung oleh komunitas penggemar L’Arc~en~Ciel terbesar di Indonesia. Kehadiran Shining Over tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga menjadi jembatan yang mempererat hubungan antarpenggemar musik Jepang di Tanah Air.
Namun, tahun 2026 menjadi momentum yang berbeda bagi perjalanan mereka.
Setelah sekian lama dikenal sebagai tribute band, Shining Over kini siap memperkenalkan identitas musikalnya sendiri melalui karya orisinal. Band ini dijadwalkan merilis dua single terbaru pada September 2026, yakni “Hirogaru Hikari”dan “Let’s Go in My Dream”.
Perilisan kedua lagu tersebut menjadi langkah besar bagi Shining Over dalam memperluas perjalanan bermusik mereka. Pengalaman panjang membawakan karya-karya L’Arc~en~Ciel menjadi bekal untuk menciptakan musik yang tetap membawa nuansa J-Rock, namun dengan karakter dan identitas mereka sendiri.
Transformasi ini menjadi bukti bahwa Shining Over tidak hanya ingin dikenang sebagai band tribute yang sukses menghidupkan kembali lagu-lagu L’Arc~en~Ciel, tetapi juga ingin tumbuh sebagai grup musik yang mampu menghadirkan karya orisinal berkualitas.
Dengan semangat baru, formasi baru, serta dua single yang akan segera hadir, Shining Over siap melangkah menuju fase berikutnya. Bagi para Cielers maupun penikmat musik Jepang di Indonesia, September 2026 menjadi momen yang layak dinantikan—saat sebuah band tribute membuka lembaran baru sebagai pencipta karya yang siap bersinar dengan identitasnya sendiri.