Living Words Music Hadirkan “POP : SELAH”, Sebuah Ruang Kontemplasi Melalui Musik Pujian dan Penyembahan di Jakarta

LewatLensa.comLiving Words Music Group, label rekaman Kristen berbasis di Jakarta, dengan bangga mengumumkan penyelenggaraan POP : SELAH, sebuah acara komunitas jangka Panjang yang dirancang untuk memperluas semangat pujian dan penyembahan di Indonesia. Acara ini akan berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026, bertempat di HeArt Space 2.0, Jakarta.

POP (Psalm of Praise) merupakan Intellectual Property (IP) dari Living Words Records yang mentransformasi karya studio menjadi pengalaman spiritual langsung. Melalui gerakan ini, Living Words berupaya membawa emosi nyata dan perjumpaan pribadi dengan Tuhan ke dalam satu ruang fisik. Judul edisi kali ini, “Selah”, diambil dari notasi musik dalam Kitab Mazmur yang berarti “Berhenti, Diam, dan Dengarkan.”

Calvin Sutandy, Chief Executive Officer Living Words Music, mengatakan, “Kami selalu percaya bahwa musik Pujian dan Penyembahan akan menjadi sangat kuat jika tidak hanya didengar, tetapi juga dilakukan. Selama bertahun-tahun kami membangun artis di studio, namun muncul satu pertanyaan besar: ‘Bagaimana jika kita menciptakan ruang di mana orang tidak hanya mendengarkan kuasa pujian, tetapi hidup di dalamnya?'”

Calvin menambahkan, “Di tengah dunia yang bergerak cepat dengan notifikasi dan arus informasi yang tiada henti, POP : SELAH hadir sebagai jawaban bagi generasi muda Indonesia yang mulai kehilangan kemampuan untuk hadir sepenuhnya (present). Acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah bahasa hati dan ekspresi syukur kepada Sang Pencipta.”

Acara ini akan dimeriahkan oleh deretan musisi dan pemimpin pujian berbakat, antara lain, Barry Likumahuwa (Musician), Regiesla (Singer/Songwriter), Umbu Kaborang (Worship Leader JPCC Worship), Aldrin Joshua (Worship Leader GBI Outbox & Leader of Nowgen), Justin Ablasio (NDC Worship), JERE (Singer/Worship Leader), Josephine Widia (Singer/Musician/Worship Leader), dan lain-lain.  

 

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.