Meledak di Korea, Ramai di Jakarta — Taxi Driver 3 Raih Rating Tertinggi

still cuts drama “Taxi Driver 3” (Foto: Dok. VIU)

LewatLensa.com – Musim ketiga dari serial drama kriminal fenomenal Korea, Taxi Driver 3, mencatat awal yang sangat mengesankan. Episode pertama, yang tayang pada Jumat, 21 November 2025, langsung meraih rata-rata rating nasional 9,5 persen — sebuah capaian yang menjadikannya premiere dengan rating tertinggi di antara semua miniseri Korea yang tayang sepanjang 2025.

Selain itu, di demografis pemirsa strategis usia 20–49 tahun, drama ini juga mendominasi slot waktu tersebut dengan rating rata-rata 2,4 persen. 

Beberapa sumber bahkan melaporkan bahwa pada puncaknya, rating sempat menyentuh angka sekitar 11,1 persen — mempertegas status “monster rating” dari seri ini.

Global Reach: Dari Korea ke Indonesia dan Asia

Keberhasilan Taxi Driver 3 tidak berhenti di Korea. Serial ini juga sangat populer di luar negeri — terutama di wilayah Asia dan Timur Tengah — lewat platform streaming Viu. Banyak pihak melaporkan bahwa Taxi Driver 3 menduduki peringkat atas di beberapa negara seperti Thailand, Singapura, Filipina, Hong Kong, maupun kawasan Timur Tengah (meskipun belum semua data publik secara luas diverifikasi).

Fenomena global ini menunjukkan bahwa daya tarik drama ini melampaui batas bahasa dan budaya, menjadi bagian dari gelombang K-drama internasional yang makin kuat.

Jakarta Ikut Meriah: Watch Party & Antusiasme Penggemar

Antusiasme global itu terasa nyata di Jakarta. Pada Jumat lalu, Viu menggelar watch party resmi untuk pemutaran episode pertama Taxi Driver 3 di Ice Palace Theater Lotte Mall. Acara dihadiri oleh ratusan penggemar, media, KOL, serta komunitas K-drama/K-pop.

Salah satu peserta, Nabila Dharmawan, menggambarkan suasana antusias: “Begitu Kim Do Gi melangkah keluar, semua orang langsung bersorak… Saya nonton dua musim sebelumnya, tapi nonton bareng ratusan orang lain bikin rasanya lima kali lebih seru.”

Momen tersebut otomatis jadi bukti bahwa hype bukan cuma soal angka — tapi tentang komunitas dan pengalaman bersama. Bersamaan dengan acara, Viu juga menggandeng Hometown Artisan Dairy untuk menghadirkan suasana nonton yang lebih “nyaman dan dekat”, lewat kolaborasi santai sambil menikmati Greek-style yogurt sebagai teman nonton.

Evolusi Cerita & Transformasi Karakter: “Lebih Megah, Lebih Ekstrem”

Salah satu daya tarik utama di musim ketiga ini adalah bagaimana cerita dan karakter mendapatkan penyegaran dramatis. Tim vigilante rahasia — yang dikenal dengan nama Rainbow Taxi — kembali beraksi dengan misi baru — lebih berani, lebih gelap, dan lebih berani menggali sisi ekstrem dari keadilan.

Tokoh utama Lee Je Hoon kembali sebagai supir misterius Kim Do Gi, namun dengan penyamaran dan alter-ego yang terasa “lebih teatrikal, lebih tak terduga”. Banyak penggemar menilai transformasi karakter kali ini terasa seperti “beberapa drama dalam satu judul” — kombinasi antara aksi intens, ketegangan psikologis, dan elemen sinematik mendalam.

Tak kalah mengejutkan, kemunculan Yoon Shi-yoon sebagai antagonis baru — dengan aura benar-benar berbeda dari citra hangat yang sering melekat padanya — juga menjadi sorotan. Tatapan dingin, senyum samar, dan kehadiran karakter jahatnya langsung mengguncang banyak penonton. Transformasi itu berhasil memberi nuansa gelap dan dramatis tambahan yang membuat cerita terasa lebih kompleks dan dewasa.

Kenapa Taxi Driver 3 Bisa “Naik Kelas” — dan Jadi Pembicaraan Global

Apa yang membuat Taxi Driver 3 bisa meledak seperti ini? Berikut beberapa faktor kunci:

  • Basis penggemar kuat dari musim sebelumnya — loyalitas fans lama ikut membawa antisipasi besar.
  • Kualitas produksi dan narasi yang terus berkembang — kombinasi antara aksi kriminal, drama personal, dan tema keadilan membuat cerita relevan sekaligus menghibur.
  • Transformasi karakter dan keberanian mengeksplorasi sisi gelap masyarakat — memberikan kedalaman emosional dan moral yang jarang diangkat dalam drama mainstream.
  • Globalisasi lewat platform streaming — memudahkan distribusi internasional dan menjembatani fanbase dari berbagai negara.
  • Pengalaman komunitas dan event nonton bareng — seperti watch party di Jakarta, jadi pengalaman kolektif yang memperkuat rasa memiliki terhadap serial.

Dengan semua elemen itu, Taxi Driver 3 bukan sekadar kelanjutan — melainkan evolusi. Drama ini berhasil mengangkat standar cerita, produksi, dan jangkauan global.

Taxi Driver 3 membuktikan bahwa serial “revenge-thriller” dengan akar sosial bisa tetap relevan — dan bahkan berkembang — di era sekarang. Dari rating nasional yang memecahkan rekor, sampai kemeriahan komunitas fan di Jakarta dan negara lain, keberhasilan ini menunjukkan bahwa kekuatan cerita yang kuat, karakter kompleks, dan distribusi global bisa membuat sebuah drama menjadi fenomena.

Bagi penggemar K-drama, Taxi Driver 3 bukan cuma tontonan — ia adalah pengalaman.

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.