
LewatLensa.com – Dua nama dengan latar musik berbeda, JayJax dan TOXICDEV!, resmi merilis single kolaboratif berjudul “FOMO”, sebuah karya lintas genre yang menyatukan elemen elektronik, hyperpop, dan hip-hop dalam satu ledakan energi segar. Dirilis pada 27 Oktober 2025 di bawah naungan HALOS Records, lagu ini menjadi bukti bahwa batas genre musik Indonesia kini semakin kabur — dan justru semakin menarik.

Setelah sukses dengan proyek duo DNA bersama Mister Aloy serta single eksperimental “AGORA” yang memadukan trance dan indobounce, JayJax kembali melanjutkan eksplorasi musiknya dengan menggandeng TOXICDEV! (atau akrab disapa Pao) — musisi yang dikenal sebagai salah satu pelopor hyperpop dan hip-hop modern di Tanah Air.
“Gue sejujurnya gak expect, sih. Dari awal ngontak Pao, dia langsung antusias juga. Pas ketemu di studio, prosesnya ngalir banget — nyicil ide, saling ‘gelitik otak’. Pao datang dari dunia rap dan vokal, gue dari sisi DJ dan produksi dengan genre berbeda, tapi bisa combine 50:50. Akhirnya waktu di studio malah gak kerasa, justru fun,” — JayJax, produser dan DJ.
Secara musikal, “FOMO” dibuka dengan dentuman khas musik klub yang membangun atmosfer energik. Lapisan synthesizer menciptakan ketegangan sebelum masuk ke bait dan pre-chorus yang lembut, lalu menghantam pendengar lewat chorus dan drop dengan hook kuat hasil racikan TOXICDEV!. Sentuhan breakbeat khas JayJax di bagian akhir menutup lagu berdurasi 2 menit 50 detik ini dengan intensitas yang terus meningkat.
Dari sisi tema, “FOMO” menyoroti fenomena fear of missing out, yang menjadi refleksi sosial di era digital saat ini. Namun, TOXICDEV! menegaskan bahwa lagu ini tidak bermaksud menghakimi, melainkan menggambarkan rasa ingin tahu dan semangat generasi muda dalam mengikuti perkembangan.
“Lagu ini tentang tingkah laku orang zaman sekarang. Banyak yang fomo terhadap hal-hal di sekitar mereka. Tapi ini bukan lagu yang menghakimi — justru cerminan aja. Menurut gue bagus, karena artinya mereka punya interest dan aktif buat tahu lebih dalam,” — TOXICDEV!, musisi dan rapper.
Perilisan “FOMO” juga menjadi langkah strategis bagi HALOS Records, label musik si bawah HALOS Managementyang berdiri pada Juni 2025. Dikenal dengan misi menjadi benchmark industri musik nasional, HALOS kini memperluas fokusnya dari EDM menuju berbagai genre lain, termasuk hip-hop dan hyperpop.
Baik JayJax maupun TOXICDEV! sama-sama dikenal karena keberanian mereka dalam mengeksplorasi suara. JayJax, yang memulai kariernya sebagai residen DJ di Holy Wings, telah terlibat dalam berbagai proyek seperti DNA, DOMS, dan Package Collective. Sementara TOXICDEV! terus mendorong batas kreativitas dengan gaya hidup eksentrik dan komunitas musik yang selalu berinovasi.
Kolaborasi keduanya melalui “FOMO” menjadi contoh nyata bagaimana eksperimen lintas genre dapat menghasilkan karya yang segar, relevan, dan berdampak. Dengan kombinasi beat elektronik, semangat hyperpop, dan lirik reflektif, lagu ini diharapkan dapat memperluas spektrum pendengar dan memperkaya lanskap musik Indonesia.
Single “FOMO” dari JayJax feat. TOXICDEV! kini tersedia di seluruh platform streaming musik digital.