Showcase “End Of The Night”: Babak Reflektif Jalesdeva dalam Perjalanan Musiknya

Jalesdeva (Foto : Dok. Jalesdeva)

LewatLensa.com – Grup musik independen Jalesdeva sukses menggelar Jalesdeva Intimate Showcase bertajuk “End Of The Night” di Kios Ojo Keos, Jakarta. Malam hangat ini menjadi momen spesial bagi band yang telah menapaki perjalanan sejak 2019 tersebut untuk memperkenalkan kembali karya-karya mereka dalam suasana yang lebih dekat dan personal bersama para pendengar setia.

Lebih dari sekadar pertunjukan musik, showcase ini menjadi ajang refleksi perjalanan kreatif Jalesdeva — dari awal mula terbentuk, evolusi identitas, hingga energi baru yang kini mereka bawa. Awalnya dikenal sebagai Something Organic, band ini terdiri dari Nad (bass & vokal), Seta (gitar & vokal), Edgar (gitar & vokal), dan Leo (drum).

Namun, seiring berkembangnya visi musikal mereka, nama tersebut berganti menjadi Jalesdeva pada tahun 2020. Terinspirasi dari semboyan laut “Jalesveva Jayamahe” yang berarti “Di laut kita berjaya”, mereka memaknai ulang menjadi “Di darat kita berjaya” — sebuah simbol semangat untuk terus berkarya di medan apapun.

Memasuki tahun 2025, Jalesdeva tampil dengan formasi baru: Leo (vokal & synthesizer), Nad (bass), Seta (gitar), Tutan(keyboard), dan Nanda (drum). Formasi ini membawa warna segar yang tercermin jelas dalam penampilan mereka di showcase malam itu — lebih matang, namun tetap menyala dengan semangat eksplorasi.

Sejak 2021, Jalesdeva telah merilis tujuh single seperti “Cutie Pie”“Steal From The Sun”, dan “Pussycat”. Di tahun 2024, mereka menandai babak baru lewat EP “Chiming Bells”, yang berisi enam lagu reflektif seperti “Walking On Sunshine”“Cuppa”“Tonight Isn’t Tomorrow”“Have You Ever?”“Until We Shine”, dan “Daydreams (Outro)”.
EP ini lahir dari keresahan pribadi para personel yang diterjemahkan menjadi ruang perenungan dan pelipur bagi para pendengar. Salah satu lagu yang paling berkesan, “Daydreams (Outro)” karya Nad, membawa pesan sederhana namun kuat: agar kita berani menembus badai kehidupan tanpa takut pada hasil dari niat baik.

Tahun 2025 menjadi fase paling produktif bagi band ini. Empat single baru telah mereka rilis — “Eksentrik”“Kembali Ke Masa Depan”, dan “Tentatif”, yang membentuk trilogi bertajuk “Kembali Ke Masa Depan yang Tentatif dengan Gaya yang Eksentrik”.
Sementara itu, single terbaru “End Of The Night” yang dirilis pada September lalu dibawakan secara langsung malam itu sebagai pembuka showcase, sekaligus sebagai pengantar menuju album penuh perdana mereka yang dijadwalkan rilis pada 2026.

Malam tersebut semakin semarak dengan kehadiran dua band sahabat, Supple dan Harmonie, yang turut menghadirkan performa energik dan mempertegas semangat kolaborasi di skena musik independen Jakarta.

“Ini bukan hanya tentang musik, tapi tentang bagaimana kami bisa berinteraksi langsung dengan pendengar yang sudah menjadi bagian dari perjalanan Jalesdeva,” ujar Leo, mewakili grup.

Dengan tema “Jalesdeva Ingin Memperkenalkan Lagi Karya-Karya yang Sudah Dirilis”, showcase ini menjadi bentuk apresiasi bagi para pendengar yang telah mendukung sejak awal, sekaligus selebrasi kecil tentang kejujuran dalam bermusik dan arti pertemuan antara musisi serta penikmatnya.

Informasi mengenai rilisan dan kegiatan terbaru Jalesdeva dapat diikuti melalui akun resmi Instagram mereka di @jalesdeva

Leave a comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.