
LewatLensa.com – Ananda Sukarlan dalam rangka menyambut Hari Musik Dunia menyelenggarakan konser musik “Dari Nusantara Untuk Hari Musik Dunia”. Acara ini diselenggarakan pada Selasa sore, 20 Juni 2023 di Gedung Stovia, Museum Kebangkitan Nasional, Jl. Abdul Rachman Saleh No. 26, Senen, Jakarta Pusat.
Hari Musik Dunia diselenggarakan pada tanggal 21 Juni setiap tahun dimana pertama kali diselanggarakan pada tahun 1982 di kota Paris. Tujuan dari pelaksanaan konser ini adalah untuk mempromosikan khasanah musik dan memberi dukungan kepada semua insani untuk dapat menikmati musik serta mengapresiasi para musisi dan karya-karya mereka. Musik merupakan esensi kehidupan dan Hari Musik Dunia adalah untuk mengingatkan serta menyadarkan kita semua tentang kekuatan musik serta bersama dapat berbagi kekuatan dan keindahannya dengan harapan melalui alunan musik dan irama musik selalu dapat memberikan semangat dan inspirasi.
Konsep ini merupakan kelanjutan dari konsep dan acara terkait tgl 16-19 Juni lalu yang telah sukses diselenggarakan di Kota Ambon. Kota Ambon merupakan salah satu dari Kota Musik Dunia yang ditetapkan oleh UNESCO pada tgl 31 Oktober 2019. Merupakan momen langka dan patut dirayakan bersama konser ini “Dari Nusantara di Kota Musik Dunia untuk Hari Musik Dunia”. Dan saat ini kita bersyukur dan berbahagia dapat merayakan bersama-sama kembali di Museum Kebangkitan Nasional. Konser ini terealisasi berkat dukungan dari Direktorat Perfilman, Musik dan Media, Kementerian Pendidikan , Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
Konser ini merupakan kelanjutan dari G20 Orchestra yang telah sukses ditampilkan pada bulan September 2022 di Candi Borobudur Jawa Tengah yang dirintis oleh figur yang telah dikenal di tanah air maupun secara internasional sebagai pianis, komponis, pendidik, penulis dan aktivis kebudayaan, Ananda Sukarlan. Dimana untuk G20 Orchestra tersebut, Ananda Sukarlan sebagai Direktur Artistik. Penampilan dua musisi konser ini adalah alumni dari G20 Orchestra. Ananda Sukarlan memiliki misi untuk terus menjalin kerjasama dan persahabatan dengan para musisi G20 Orchestra dalam perkembangan pendidikan musik klasik Indonesia. Hal ini juga telah dilakukan oleh Ananda Sukarlan di Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon minggu lalu. Dimana Ananda Sukarlan beserta musisi yang tampil memberikan open lecture, diskusi, lokakarya, master classes yang melibatkan para musisi serta partisipasi mahasiswa dan penonton umum. Semoga pogram ini dapat berlanjut dan kemajuan musik klasik Indonesia khususnya di Kota ambon. yang merupakan salah satu dari 10 kota musik dunia dimana Ananda Sukarlan memiliki cita-cita untuk Kota Ambon, memiliki sekolah musik yang baik, memadai dan megah sebagai representasi musik klasik Indonesia.


Di konser ini, Ananda Sukarlan tampil bersama dua musisi Orkestra G20 yakni pemain French horn dari Jepang, Emi Akiyama dan pemain flute dari Spanyol, Carmen Caballero Fernandez. Serta berkolaborasi dengan musisi Indonesia, pemenang Ananda Sukarlan Awards yang dilaksanakan 28 Mei lalu di Jakarta, yakni pemain cello, Chloe Lukito, pemain clarinet, Sean Nicholas Alexander dan soprano Inggrid Patricia juga baritone Jonathan Jedine Santoso.



Acara ini Dihadiri oleh Duta Besar Spanyol Francisco Aguilera dan istri, Atase Kebudayaan Spanyol Diego Santiago dan Atase Kebudayaan Perancis Stephane Dovert serta para tamu kehormatan lainnya, beberapa anggota Rotary Club yang baru saja menganugerahkan Honorary Membership kepada Ananda Sukarlan.



Konser ini merupakan yang pertama dari 1 seri untuk membawa pemain-pemain Orkestra G20, sehingga baru 2 pemain yang bergabung dan selanjutnya direncanakan akan membawa beberapa pemain dari negara-negara G20 lainnya dan menyelenggarakan konser-konser seperti ini di tempat-tempat yang bersejarah di Indonesia. Hubungan sejarah dan seni, kita kuatkan termasuk mengangkat para seniman dan sastrawan yang terlupakan di Indonesia, demikian dikatakan oleh Ananda Sukarlan.
Penulis : I Wayan Bagiartana/LewatLensa.com